Persembahan Cinta Majelis Telkomsel Taqwa Untuk Anak Anak Pesisir Bungkutoko

Masihkah ingat cerita saya, saat akhir Januari 2021 lalu kami bertemu dengan anak anak di Pesisir Bungkutoko?
Anak anak yang luar biasa. Mereka begitu semangat belajar meski di tengah keterbatasan.
Belajar disaung yang berdiri diatas teluk Kendari. Yang kini tiang tiang penyangganya sudah rapuh dan sangat berbahaya jika tetap dipakai untuk kegiatan belajar anak anak.

Dewa Dewi, anak yang terlahir kembar dari keluarga nelayan di Pesisir Bungkutoko. Dua anak istimewa yang mengajarkan makna ketegaran. Ayahnya meninggal. Ibunya menikah lagi dan kini tinggal jauh di pulau Ereke sana. Sejak ibunya menikah, sangat jarang sekali menengok Dewe Dewi dan kelima saudaranya.
Dewa Dewi dan kelima saudaranya dirawat dan dibesarkan neneknya yg sudah sepuh.
Dewi, gadis cilik yang manis. Saat pertama bertemu aura kedewasaan sangat nampak di wajahnya. Pantaslah Dewi didaulat sebagai ketua kelas sanggar belajar anak anak Pesisir Bungkutoko.

Dewa Dewi si kembar yang sejak kecil harus mengalami masa masa sulit dan hidup dalam suasana penuh keterbatasan.
Imbasnya, beberapa kali keduanya sempat tinggal kelas di sekolah. Dewi saat ini kelas 7 di sebuah pesantren di Kendari. Sedangkan Dewa masih duduk di kelas 6. Sementara teman seusianya sudah kelas 8 SMP.
Kondisi itu tidak membuat keduanya putus asa. Mereka aktif mengikuti les di sanggar belajar untuk anak anak pesisir Bungkutoko.

“Kenapa Dewa tidak ikut di pesantren?” Tanya saya saat bertemu dengan Dewa beberapa waktu lalu.
“Nenek sendirian, klo saya juga ke pondok siapa yang jaga nenek” Jawaban bocah usia 14 tahun yang membuat saya merinding haru.

Dewa Dewi adalah potret anak anak istimewa, yang tetap berjuang untuk meraih impian di tengah keterbatasan dan kesulitan hidup yang mereka rasakan.
Potret anak anak pesisir yang berjuang keluar dari kesulitan hidup menuju cahaya kesuksesan.

Rumah Zakat di Ramadhan tahun ini, alhamdulillah kembali menyalurkan Kado Lebaran persembahan Majelis Telkomsel Taqwa, untuk anak anak Yatim Dhuafa di beberapa wilayah Kota Kendari. Salah satunya di Pesisir Bungkutoko.

“Anak anak, ini sudah dapat kado lebaran, Ayo harus lebih rajin belajarnya” Pesan Bu Yama, Bu RT yang Sabtu 24 April lalu membantu membagikan kado lebaran persembahan Majelis Telkomsel Taqwa untuk anak anak di Pesisir Bungkutoko.

Kado Lebaran persembahan Majelis Telkomsel Taqwa harapannya bisa menghadirkan senyuman untuk anak anak yatim dhuafa menyambut Lebaran tahun ini.
Perhatian serta kasih sayang Rumah Zakat dan segenap donatur akan menjadi energi luar biasa, bagi anak anak yatim dhuafa di Pesisir Bungkutoko untuk bangkit meraih mimpi.

Terimakasih kepada Rumah Zakat dan Majelis Telkomsel Taqwa, yang telah berkenan mengirimkan kado cinta untuk anak anak di Pesisir Bungkutoko.
Semoga Alloh melimpahkan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dalam program ini.

About adminmtt

Majelis Telkomsel Taqwa adalah organisasi yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas

Leave a Reply