Telkomsel siap melayani pelanggan di Grapari Madinah

Madinah – Indonesia tengah disambangi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud beserta rombongan besarnya dan siap menggelontorkan investasi. Namun di sisi lain, raja pulsa Indonesia justru tengah memperluas ekspansinya ke Madinah dan Jeddah.

Raja pulsa yang dimaksud adalah Telkomsel. Operator seluler dengan jumlah pelanggan nomor enam terbesar (163 juta pelanggan) di dunia ini baru saja meresmikan gerai Grapari di dua kota Arab Saudi tersebut.

Pusat pelayanan pelanggan Telkomsel ini berlokasi di Hotel Al Saleheja Madinah dan Distrik Al Rehab Jeddah. Dijelaskan Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid menjelaskan, di sini pihaknya tak beroperasi sendiri, melainkan menggandeng Kuwais Group untuk pengelolaan operasional.

“Model kerja sama dengan Kuwais managed services. Kita (Telkomsel-red.) yang kasih tempat, Kuwais yang menjalankan operasional pelayanan. Revenue Kuwais masuk dari restoran, dan Telkomsel jual pulsa dan services,” kata Mas’ud saat berbincang dengan detikINET usah peresmian Grapari Telkomsel di Madinah.

Ia melanjutkan, Telkomsel sebagai market leader di industri seluler Indonesia dan flag carrier merasa ingin berkontribusi lebih kepada pelanggan, tak cuma di dalam kandang.

“Kita tak ingin saudara kita di luar negeri mendapat kesusahan karena gak bisa akses telekomunikasi. Khususnya di Arab Saudi, kita tak mau cuma dikenal sebagai penyuplai tenaga kerja, tapi juga ingin sebagai bagian dari economic engine yang menggerakkan dari bisnis kita ciptakan di Arab Saudi,” papar Mas’ud.

Ada tiga target yang ingin dikejar di Grapari di Madinah dan Jeddah, yakni menjadi titik kumpul orang-orang Indonesia (point community center), pusat layanan serta pusat informasi lewat aplikasi Telkmsel Ibadah yang juga baru di-relaunch.

 

Kemeriahan acara peresmian Grapari. Foto: ardhi/detikinet

Jadi layaknya di Indonesia, Grapari di Madinah dan Jeddah menyediakan berbagai solusi komunikasi bagi pelanggan, seperti informasi dan aktivasi produk dan layanan, upgrade kartu 4G, dan ganti kartu hilang atau rusak. Termasuk beragam layanan digital, layanan isi ulang, serta kartu perdana Simpati gratis.

Sebelumnya, Grapari Telkomsel sudah ada di Mekah serta di negara lain seperti Singapura, Hong Kong serta Malaysia. Namun secara hitung-hitungan bisnis, potensi dari pasar di Arab Saudi jauh lebih besar.

Mohammad Heri Saripudin, Konjen RI di Jeddah memaparkan, pada tahun 2016, Indonesia mengirimkan 168 ribu jamaah haji, sedangkan umroh sekitar 800 ribu jamaah.

Sedangkan pada tahun 2017, kuota haji Indonesia sudah ditambah, menjadi 221 ribu jamaah. Sementara untuk jamaah umroh diestimasi bisa sampai 1 juta.

“Jadi jika ditotal kita mengantisipasi sekitar 1,2-1,3 juta jemaah dari Indonesia yang datang ke Arab Saudi per tahun. Dan jika dibagi 11 bulan — karena biasanya setelah haji, akan distop dulu pengiriman jamaah untuk bersih-bersih Kabah dan lainnya — maka sebulan sekitar 100 ribu jamaah. Jadi ini (peresmian Grapari) pilihan yang bagus,” ungkap Heri di acara yang sama.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah menambahkan, kehadiran Grapari Madinah dan Jeddah merupakan upaya mereka untuk memperluas titik pelayanan pelanggan di Tanah Suci.

“Kami berharap kehadiran dua Grapari baru ini mampu meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi, terutama untuk melayani pelanggan asal Indonesia yang pergi ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji dan umrah, maupun tenaga kerja Indonesia yang berdomisili di Madinah dan Jeddah,” pungkasnya.

Aplikasi untuk Jamaah

Seiring beroperasinya Grapari Madinah dan Jeddah, Telkomsel juga me-relaunch aplikasi Telkomsel Ibadah. Aplikasi ini merupakan panduan lengkap untuk jamaah yang menyediakan berbagai macam kebutuhan seputar ibadah haji dan umrah.
Fitur utama dalam aplikasi ini adalah tombol darurat yang menghubungkan langsung jamaah ke call center KBRI serta nomor ponsel pendamping haji atau umrah, serta peta menuju hotel jamaah. Di samping itu, tersedia pula fitur informasi personal dan jadwal kegiatan masing-masing jemaah.

Fitur-fitur lainnya yang bermanfaat, antara lain layanan aktivasi paket international roaming, layanan isi ulang pulsa, panduan dan tips haji dan umrah, konten Islami, kumpulan doa, berita dan informasi, petunjuk arah kiblat, serta rekomendasi wisata.

“Aplikasi Telkomsel Ibadah ini berisi banyak konten. Mulai dari doa, tata cara ibadah, planner, jadwal penerbangan, semua kita masukkan di situ. Dan jangan lupa konten rukun dan syarat haji juga disertifikasi oleh Kementerian Agama. Semua konten kita bawa ke Kemenag untuk disertifikasi, termasuk untuk tausyiah yang direkomendasikan Kemenag. Saya gak ingin miring ke kiri atau ke kanan,” tegas Mas’ud.

“Intinya kami selalu follow the market, dan sebagai operator milik Merah Putih tentu kita ingin berkontribusi lebih. Jangan kita ciut ada logo perusahaan luar negeri taruh logonya di negara kita, kita juga bisa menaruh logo di negeri orang dimana banyak warga kita di sana. Jadi jika hari ini raja minyak Arab Saudi berkunjung ke Indonesia maka ini juga raja pulsa Indonesia berkunjung ke Madinah,” tutupnya. (ash/fyk)

sumber : detik.com

About adminmtt

Majelis Ta'lim Telkomsel adalah organisasi yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas

Leave a Reply