Tanggap Darurat Pandemi Covid-19, MTT Sumbagut Berbagi Sembako untuk Keluarga Prasejahtera di Kota Medan


MEDAN— Sejak penyebaran virus Covid-19 semakin massif, pemberlakuan social distancingpun berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kota Medan. Perekonomian warga pun kian lesu. Penghasilan warga pun berkurang drastis, bahkan tak sedikit warga yang  kehilangan mata pencahariannya. Merespon keadaan ini, Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Sumbagut dan Cita Sehat Foundation (CSF) Medan bergerak bersama menghimpun donasi untuk disalurkan kepada keluarga prasejahtera.

Sebanyak 77 paket sembako disalurkan kepada 77 keluarga prasejahtera di kota Medan dan sekitarnya. “Alhamdulillah ada sekitar 777 kg beras, 77 papan telur ayam, 77 kaleng sarden, 77 sabun mandi, 77 liter minyak makan, 77 kg gula putih, 77 kotak teh dan 77 masker siap kita bagikan ke beberapa titik, diantaranya Kec. Medan Belawan, Medan Helvetia, Medan Baru, Mean Ringroad, hingga paling pinggir Sei Mencirim Kab. Deli Serdang.“ Ucap Regional Support MTT Sumbagut, Zuwarbi Wiranda saat ditemui usai penyaluran bantuan, Selasa, (14/04).

Bantuan ini pun disambut baik penerima manfaat. “Sejak virus corona ini, penjualan saya menurun drastis mas, pernah coba buat setengah porsi dari biasanya juga tidak habis. Benar-benar habis usaha kami dibuat corona ini. Terima kasih sekali untuk MTT Sumbagut, sembako ini sangat membantu kami,” Tutur Sudirman (44), penjual nasi di Kota Medan.

Sementar itu, Ketua MTT Sumbagut Asnam mengucapkan terima kasih banyak untuk seluruh karyawan muslim Telkomsel area Sumbagut yang sudah mendonasikan rezekinya untuk warga dhuafa yang terdampak pandemic Covid-19. ”Semoga donasi kita ini, Allah catatkan sebagai amal sholih.” (Redaksi)

About adminmtt

Majelis Telkomsel Taqwa adalah organisasi yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas

Leave a Reply