20 Pasangan Pengantin Ikuti Nikah Massal Gratis MTT Jateng dan DIY

 

SEMARANG— Sebanyak 20 pasangan mengucapkan janji suci di gelaran nikah massal gratis yang diinisiasi Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) Regional Jateng dan DIY bersama Rumah Zakat Semarang di halaman parkir Grapari Telkomsel Semarang, Ahad, (2/12/2018). Acara ini diperuntukan bagi keluarga pra sejahtera yang berasal dari Kota Semarang dan sekitarnya.

Turut hadir dalam acara ini Ketua MTT Regional Jawa Tengah & DIY Ahmad Ridwan Siregar,  Branch Manager Rumah Zakat Semarang Alamsyah Nuruzzaman, Manager Service Management Telkomsel Semarang Avi Susanti, perwakilan dari Telkom Semarang Margono, serta perwakilan Bimas Islam Kementerian Agama RI kota Semarang Muhammad Labib.

Dalam sambutannya Ahmad berharap kegiatan yang diselenggarakan atas inisiasi MTT dan Rumah Zakat ini memberikan manfaat yang berkelanjutan. Sehingga para peserta nikah massal gratis ini dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahhmah. Sekaligus  memperoleh ketenangan dalam kehidupan bernegara karena pernikahannya tercatat oleh pegawai pencatat pernikahan atau dalam hal ini KUA yang kemudian akan lebih memudahkan dalam hal urusan administrasi selanjutnya.

Tercatat gelaran ini diikuti satu pasangan pengantin yang sudah dinikahkan sebelumnya dan sebelas pasangan pengantin yang melakukan ijab qobul dihari tersebut. Sementara itu empat pasangan pengantin akan dinikahkan kemudian hari dikarenakan telah melakukan pernikahan siri sebelumnya. Sedangkan empat pasangan lainnya belum melengkapi berkas-berkas untuk diserahkan kepada KUA sebagai persyaratan menikah hingga pernikahannya ditunda sampai berkas-berkas pernikahan terpenuhi.

Acra semakin khidmat dengan kehadiran Ustadz Fakhrurozi yang menyampaikan tausiyah tentang hakikat pernikahan. “Jangan seperti terminal yang hanya numpang lewat dan pergi lagi dan jangan pula seperti pasar yang hanya berisikan transaksi. Tapi jadilah keluarga seperti masjid, dimana setiap orang yang memasuki masjid secara kejiawaan insyaallaha akan merasakan kenyamanan dan ketenangan,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, kedua puluh pasagan pengantin tersebut juga memperoleh mahar berupa seperangkat alat shalat, Al Qur’an, dan uang tunai. Serta mendapatkan bingkisan berupa kompor gas dan rice cooker. Bahkan, para pengantin diarak keliling kota menggunakan becak dari Jalan Pahlawan menuju Jalan Gubernuran sampai mengelilingi bundaran Simpang Lima Kota Semarang hingga semakin menambah semarak nikah massal tersebut.

Kebahagiaan tidak bisa disembunyikan dari wajah sumringah pasangan Nanik (43) dan Dian Roy (55). Meskipun tidak seperti lazimnya pasangan pengantin pada umumnya yang dilaksanakan di gedung ataupun di rumah mempelai wanita, tak menghapuskan rasa syukur mereka yang telah terbantu melegalkan pernikahannya secara negara setelah selama 5 tahun hanya berstatus nikah siri.

“Saya sudah lebih dari tiga kali mendaftar kegiatan “Nikah Massal Gratis” dari instansi yang berbeda. Namun ketiganya ditolak, karena saya beranggapan panitia yang mengurusi semua. Ternyata disini berbeda, saya tetap megurus surat menyurat sendiri sembari didampingi panitia untuk melengkapi syarat-syarat pernikahan dari KUA. Alhamdulillah saya senang sekali.” tutur Dian usai acara.

Selain peserta yang datang dari Semarang, acara ini bahkan diikuti peserta dari Demak dan Pemalang yang mendapatkan informasi dari media sosial. (Redaksi)

 

 

 

About adminmtt

Majelis Ta'lim Telkomsel adalah organisasi yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas