Pelatihan Menjahit Untuk Difabel MTT Sumbagteng Hadirkan Lapangan Kerja Baru


PEKANBARU— Program pelatihan menjahit untuk penyandang difabilitas yang digagas Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) Regional Sumbagteng akhir Juli 2019 telah berhasil menghadirkan lapangan pekerjaan baru untuk penyandang difabel. Sebanyak 5 orang jebolan peserta pelatihan menjahit, kini telah mahir membuat pola dan menjahit.

Salah satunya Ibu Maisarah (34). Ditengah keterbatasannya, Ibu Mai sapaan akrabnya  yang tinggal bersama anak semata wayangnya di Jl. Uka Pekanbaru begitu semangat dan rajin mengikuti pelatihan menjahit. Beberapa bulan setelah mengikuti pelatihan, berkat ketekunannya Ibu Mai sudah mulai mahir menjahit. Bahkan kini sudah banyak menerima orderan jahitan.

Ibu Mai mengatakan sangat senang bisa mengikuti program ini. “Alhamdulillah dengan ikut program ini saya bisa belajar menjahit dari dasar. Semula tidak bisa menjhit, sekarang sedikit-sedikit sudah mulai bisa menjahit. Tentunya program ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan saya,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, Ibu Mai berharap kemampuan menjahitnya bisa menjadi bekal keahliannya sehingga dapat membantu perekonomian keluarga. “Semoga nanti kedepannya saya bisa membuka usaha jahitan sekaligus membantu ekonomi keluarga,” Imbuhnya sembari memperlihatkan hasil pesanan perdananya, Ahad, (6/10). (Redaksi)

About adminmtt

Majelis Ta'lim Telkomsel adalah organisasi yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas

Leave a Reply