Layanan Hapus Tato MTT-IMS Dimintai Narapidana LP Nusa Kambangan


CILACAP— Setelah sukses menggelar layanan hapus tato gratis yang diikuti puluhan narapidana  Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kembangkuning Nusakambangan pada Rabu-Kamis (02-03/05/2018) silam, Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) bersama Islamic Medical Services (IMS) bersinergi dengan YBM PLN didukung Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Ditjenpas Kemenkumham) kembali menyelenggarakan layanan hapus tato gratis untuk kedua kalinya di LP Kelas IIA  Kembangkuning Nusakambangan,  Cilacap, Jawa Tengah, Jum’at-Sabtu, (8-9/2/2019).

Kehadiran layanan hapus tato ini pun disambut baik narapidana LP Nusakambangan. Hal ini terlihat dari membludaknya jumlah peserta layanan tersebut. Awalnya, napi yang terdaftar mengikuti kegiatan ini sebanyak 73 orang. Namun, karena animo yang cukup tinggi, selama dua hari peserta hapus tato bertambah menjadi 89 orang.

Direktur IMS Imron Faizin mengaku senang dengan antusiasme para napi yang berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk menghapus tato mereka. Imron berharap kegiatan ini bisa membantu proses hijrah para napi.

“Kami merasa beruntung bisa ikut berpartisipasi membantu pembinaan, bahkan memberikan suntikan semangat hijrah. Semoga ini menjadi jalan yang baik dan ibadah bagi kita semua,” tutur Imron.

Awalnya, napi yang terdaftar untuk ikut kegiatan ini sebanyak 73 orang. Namun, karena animo yang cukup tinggi, selama dua hari ini, peserta hapus tato di LP Kembangkuning bertambah menjadi 89 orang.

Turut hadir dalam acara ini Koordinator kerohanian agama Islam narapidana Lapas se-Nusakambangan Ustadz Hasan Makarim, Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Prof M Amin Suma, Ketua Departemen Sosial DPP Hidayatullah Muhammad Arasy, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik Sudiro, dan Regional Support MTT Jateng dan DIY Wahyu.  

Salah seorang warga binaan berinisial TN mengaku menghapus tatonya agar dapat lebih taat dalam beribadah. “Sungguh kami takut jika penebusan dosa kami di lapas ini, ibadah kami tidak ada artinya di hadapan Allah hanya karena sebuah tato,” ujar TN. (Redaksi)

About adminmtt

Majelis Ta'lim Telkomsel adalah organisasi yang berasaskan Islam dan mewujudkan insan Telkomsel yang bertakwa, amanah, profesional, berakhlaq mulia serta mampu menyebarkan karakter tersebut baik di lingkungan Telkomsel maupun di lingkungan lainnya yang lebih luas

Leave a Reply